Selasa, 16 Desember 2014

Pengertian Matrik dalam Pemograman Komputer

  • Pengertian
Matrik adalah struktur penyimpanan data di dalam memori utama yang setiap individu elemennya diacu dengan menggunakan dua buah indeks (yang biasanya dikonotasikan dengan baris dan kolom). Sebagaimana halnya pada larik, pada modul ini kita menggambarkan matriks sebagai kumpulan kotak bujur sangkar yang tersusun berjajar pada setiap baris dan kolom.
Karena matriks sebenarnya adalah larik, maka konsep umum dari larik berlaku juga untuk matriks yaitu:
1. Kumpulan elemen yang bertipe sama. Tipe elemen matriks dapat berupa tipe dasar (integer, real, Boolean, char dan string), atau tipe terstruktur seperti record.
2. Setiap elemen data dapat diakses secara acak (random) jika indeksnya diketahui, yang dalam hal ini indeks menyatakan posisi relative di dalam kumpulannya.
3. Merupakan struktur data yang statik.

Struktur matrik praktis untuk dipakai (pengaksesannya cepat karena langsung melalui indeksnya) tetapi memakan banyak tempat di memori. Misalnya matriks integer berukuran 100 X 100, membutuhkan 10000 X ukuran integer (2 byte).
Elemen matrik diacu dengan indeks baris dan indeks kolom. Jika indeks baris dinyatakan dengan i dan indeks kolom dengan j, maka notasi algoritmatik untuk mengacu elemen pada baris i dan kolom j adalah
Nama_matriks[i,j]
  • Pendeklarasian matrik
Sebelum matrik digunakan untuk menyimpan data, terlebih dahulu matriks harus dideklarasikan. Mendeklarasikan matriks artinya menentukan nama matriks, tipe datanya dan ukuran matriks. Pendeklarasian matriks di dalam teks algoritma di tulis di dalam bagian deklarasi. Pendeklarasian matriks itu dapat memudahkan membuat suatu program dengan cara pendeklarasian matriks tersebut. Dimana kita ketahui pada program computer I tentang pendeklarasian pada array tersebut.
Ada beberapa cara pendeklarasian matriks:
1. Sebagai peubah.
2. Sebagai tipe baru.
3. Mendefinisikan ukuran maksimum matriks sebagai sebuah tetapan.
  • Mengisi dan Menulis Isi Matrik
Menulis isi matrik artinya mencetak elemen matriks ke piranti keluaran dengan andaian bahwa elemen sudah terdefinisi harganya (sudah diisi). Karna matriks terdiri atas baris dan kolom, maka kita membutuhkan dua buah variable pencacah yaitu i dan j yang fungsinya sebagai penunjuk baris dan kolom serta dua buah variable bantu lainnya yaitu m dan n sebagai pendefinisi jumlah baris dan jumlah kolom.



Macam - macam Array dan Penjelasanya


Pengertian Array
  1. Array adalah Kumpulan data bertipe sama yang menggunakan nama sama.
  2. Array adalah tipe data yang memiliki kemampuan dapat mengumpulkan beberapa data yang bertipe sama dalam satu variable sehingga dalam pembuatan terdiri dari beberapa tipe yang sama tidak membutuhkan banyak variable.
  3. Array dalam ilmu komputer, adalah suatu tipe data terstruktur yang dapat menyimpan banyak data dengan suatu nama yang sama dan menempati tempat di memori yang berurutan serta bertipe data sama pula.
  4. Array adalah tipe data terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe sama.
Dengan menggunakan array, sejumlah variabel dapat memakai nama yang sama. Antara satu variabel dengan variabel lain di dalam array dibedakan berdasarkan bilangan di dalam kurung siku yang dinamaka subscript.

Array yang akan dipergunakan harus di deklarasikan terlebih dahulu. Deklarasi dari Array diawali dengan kata cadangan Array diikuti oleh tipe index yang diletakkan diantara tanda “ [ ] ” diikuti lagi oleh kata cadangan of dan tipe arraynya.
Array dapat bertipe sederhana byte, word, integer, real, boolean, char, string dan tipe scalar atau subrange.

Contoh:
Var
X : array [ 1..100 ] of integer ;

Larik X dideklarasikan sebagai larik tipe integer dengan jumlah elemen maksimum 100 elemen, dimana nilai elemen larik ini harus berisi nilai integer.
Misalkan :
X [1] : = 18 ;
X [2] : = 5 ;

Bila nilai elemen ke-1 dari larik X akan ditampilkan, dapat dipergunakan perintah :
Writeln ( x[1] ) ;

Macam-macam Array 

  1. Array satu Dimensi
  2. Array dua Dimensi
  3. Array Dimensi banyak / Multidimensi
  • Pengertian  Array satu dimensi

Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses hanya melalui 1 indeks atau subskrip.
 

Bentuk umum pendeklarasian:
nama_array[jumlah_eleman];
  • Pengertian  Array dua dimensi
Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses melalui 2 indeks atau subskrip yaitu indeks baris dan indeks kolom.
 

Bentuk umum pendeklarasian:
nama_array[jumlah_eleman_baris][jumah_eleme_kolom];
  • Pengertian  Array multidimensi
Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses melalui banyak indeks atau subskrip. Array seperti ini biasa digunakan untuk matik, array 2 dimensi juga termasuk kedalam array multidimensi.

CONTOH SCRIPT DASAR PEMBUATAN PROGRAM PADA DELPHI 7 (Part 3)

Contoh Statement Penulisan Coding Looping
  • Coding For..to..do..

perulangan for adalah perulangan for yang berada pada perulangan yang lainnya.perulangan yang lebih dalam akan  di proses terlebih dahulu sampai habis,kemudian perulangannya yang lebih luar baru akan bertambah,mengerjakan perulangan yang lebih dalam lagi mulai dari nilai awalnya dan seterusnya.

Nah langsung saja kita ke lembar kerja dan kita coba rumus sebagai berikut :

 program Project2;

{$APPTYPE CONSOLE}
uses
SysUtils;
Var
i : integer;
begin
for I := 1 to 10 do
writeln(i,'Yadika');
writeln('Bangil');
Readln;
End.
 
Dan hasilnya akan seperti ini ..

  • Coding While do
While do merupakan penyeleksian kondisi di gunakna agar program dapat  menyeleksi kondisi,sehingga program dapat menentukan tindakan apa yang harus di kerjakan,tergantung dari kondisi yang akan di seleksi tersebut.Perulangan WHILE-DO tidak di lakukan jika kondisi tidak terpenuhi.

Rumusnya sebagai berikut :


program Project1_while;
{$APPTYPE CONSOLE}
uses
  SysUtils;
Var
      tot,i,jum:integer;
      rata:real;
      nilai:array[1..10]of integer;
begin
  i:=1;tot:=0;
  write('Masukkan Jumlah Data = ');
  readln(jum);
  while i<=jum do
begin
  write('Masukkan nilai ke ' ,i,':');
  readln(nilai[i]);
  tot:=tot+nilai[i];
  i:=i+1;
end;
  rata:=tot/jum;
  writeln('Rata-Rata nilai = ' ,rata:6:1);
  writeln('');
readln;
end.

Dan inilah hasil dari percobaan kita..

  • Coding Repeat Until
Perulangan repeat-until di gunakan untuk mengulang statement atau blok statement sampai (until) kondisi yang di seleksi di until tidak terpenuhi.

Contoh rumusnya sebahai berikut :
 program Project2;

{$APPTYPE CONSOLE}
uses
SysUtils;
Var
i : integer;
begin
i:=1;
Repeat
writeln(i,'Yadika');
i:=i+1;
Until 1>10;
Readln;
End.

Dan hasilnya akan seperti ini
Silahkan mencoba ^_^ ..